Kamis, 16 Juli 2020

Tips Jitu Dalam Memulai Pembelajaran di era New Normal

1.Tentukan Waktu Jam
2.Rapihkan Kamar Dan Meja Belajar
3.Belajar Pelajaran Bareng Teman
4.Minum Air Dan Makan
5.Cari Media Untuk Tempat Kita Belajar Seperti
-Google
-Youtube
6.Olahraga
7.Istirahat yang Cukup
8.Pola Hidup Sehat

Dalam Masa pandemi seperti ini kita harus lebih mengenal teknologi untuk pembelajaran online , oleh karna itu kita harus mengenal teknologi dan harus mencari tempat dari berbagai sumber untuk belajar online kita dirumah , agar pengetahuan kita tetap bertambah dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Rabu, 15 Juli 2020

Membangun Impian dan Cita-Cita di masa pandemi Covid-19

Dalam Situasi Pandemi Covid-19 ini memang sangat mengganggu beberapa bahkan banyak imipian kita yang sudah kita rencanakan sebelumnya harus sirna karena adanya masa pandemi covid-19 ini yang menyebabkan semua aktivitas kita terganggu. Untuk memperbaiki semua itu kita harus lebih cerdas dalam menentukan apa yang harus dilaksanakan dan direncanakan dalam masa pandemi ini

Dalam situasi seperti ini sangat mendukung untuk mencari ilmu darimana saja karena kita lebih banyak waktu untuk memegang handphone dan laptop sehingga memudahkan untuk mencari refensi dari internet dan pastinya guru disekolahpun memberikan materi lebih lengkap lagi dari sebelumnya

1.Berjualan Online Via Whatsapp , instagram dan facebook.

8 Ide Bisnis Online dan Sampingan yang Terbukti Sangat ...

2. Belajar ilmu kamera , Take vidio , Photoshoot dan Editing

10 Pengetahuan Fotografi Dasar yang Harus Dipelajari ~ Epic ...

3. Memperlajari cara bermain musik

7 Cara Bermain Gitar untuk Pemula, Mudah dan Cepat Bisa ...

4. Memperlajari Bahasa Pemograman

5 Bahasa Pemrograman yang Harus Dikuasai | Fakultas Sains dan ...

BLOGGER COVID

PANDEMI CORONA DI INDONESIA

Gejala yang paling umum
1.Demam
2.Batuk Kering
3.Kelelahan

Gejala yang sedikit tidak umum:rasa tidak nyaman dan nyeri
nyeri tenggorokan
diare
konjungtivitis (mata merah)
sakit kepala
hilangnya indera perasa atau penciuman
ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
Lindungi diri dan orang lain di sekitar Anda dengan mengetahui fakta-fakta terkait virus ini dan mengambil langkah pencegahan yang sesuai. Ikuti saran yang diberikan oleh badan kesehatan publik lokal Anda.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19
1. Hindari pertemuan yang melibatkan banyak orang
2. Menjaga Jarak minimal dua meter dari orang lain sebisa mungkin
3. Hindari orang yang menunjukan gejala sakit 
4. Work From Home
5. Sebaiknya tidak berpergian jauh

1. Zona Merah (31 daerah)
- Sumatera Utara
  Deli Serdang
  Kota Medan
- Sulawesi Selatan
   Bantaeng
   Kota Makassar
- Papua
   Kota Jayapura
- Nusa Tenggara Barat
  Kota Mataram
- Maluku Utara
  Kota Ternate
- Kalimantan Tengah
   Kotawaringin Barat
- Kalimantan Selatan
  Tanah Laut
  Kota Banjarbaru
  Tapin
  Banjar
  Balangan
  Tabalong
  Kota Banjarmasin
- Jawa Timur
  Gresik
  Kota Mojokerto
  Mojokerto
  Kota Surabaya
  Bojonegoro
  Sidoarjo

Dampak Covid-19

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo mengungkapkan tiga dampak besar pandemi Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia sehingga masuk dalam masa krisis. Hal tersebut disampaikan Suryo Utomo saat memperingati Hari Pajak 2020 yang bertema “Bangkit Bersama Pajak dengan Semangat Gotong Royong”.

“Gejolak ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 ini menghantam Indonesia bagaikan sebuah perfect storm yang setidaknya memberi tiga dampak besar bagi perekonomian,” katanya di Jakarta, Selasa (14/7).

Suryo menyebutkan dampak pertama adalah membuat konsumsi rumah tangga atau daya beli yang merupakan penopang 60 persen terhadap ekonomi jatuh cukup dalam. Hal ini dibuktikan dengan data dari BPS yang mencatatkan bahwa konsumsi rumah tangga turun dari 5,02 persen pada kuartal I 2019 ke 2,84 persen pada kuartal I tahun ini.

Dampak kedua yaitu pandemi menimbulkan adanya ketidakpastian yang berkepanjangan sehingga investasi ikut melemah dan berimplikasi pada terhentinya usaha.

Dampak ketiga adalah seluruh dunia mengalami pelemahan ekonomi sehingga menyebabkan harga komoditas turun dan ekspor Indonesia ke beberapa negara juga terhenti.

Menurut Suryo, gejolak ekonomi akibat Covid-19 menjadi momen yang bersejarah karena berdampak pada pengelolaan keuangan negara hingga dilakukan perubahan APBN sebanyak dua kali dan upaya pemulihan ekonomi nasional.

Tak hanya itu, tekanan juga berimplikasi pada penerimaan pajak yang hingga semester I 2020 hanya mencapai Rp513,65 triliun atau 44,02 persen dari target berdasarkan Perpres 72 Tahun 2020 Rp 1.198,8 triliun. Angka tersebut terkontraksi sampai 12,01 persen (yoy) dibanding periode sama tahun lalu yaitu Rp604,3 triliun.

“Pelemahan usaha dan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2020 ini terjadi cukup dalam sehingga berdampak juga pada penerimaan pajak kita,” ujarnya.

Di sisi lain Suryo optimis pemulihan ekonomi akan mulai terjadi pada triwulan III dan IV yakni salah satunya melalui peningkatan sinergi antara pemerintah dan para Wajib Pajak (WP) yang patuh membayar pajak.

“Kita tentunya berharap bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat kembali tumbuh positif pada triwulan III dan selanjutnya,” katanya.

Selasa, 07 April 2020

Artikel Covid-19

Banyak Warga yang Meminta Data Sebaran Covid-19 Tiap Kelurahan

Banyak Warga yang Meminta Data Sebaran Covid-19 Tiap Kelurahan

sumber : Kompasiana.com
Tiga hari belakangan ini, warga Kota Malang cukup resah dengan data sebaran kasus covid-19 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Malang. Pasalnya, tidak seperti pada pekan sebelumnya yang menggambarkan dengan detail sebaran warga yang telah terjangkit penyakit ini, tiga hari ini data itu tak tampak detail.
Bahkan, beberapa hari lalu, saat berbarengan dengan momen Hut Kota Malang, data sebaran ini tertumpuk oleh unggahan ucapan selamat yang memenuhi lini masa IG maupun Twitter Kota Malang. Pihak pemkot pun bahkan sempat merapel data ini dua hari sekaligus tanpa ada sebaran data per wilayah. Hanya sebaran secara umum dalam tingkat Kota Malang. 
Padahal, banyak warga Kota Malang yang sudah me-mention pemkot agar segera memperbarui sebaran data ini. Walau data mengenai jumlah kasus positif di Kota Malang sudah diketahui dari akun milik Pemprov Jatim dan Gubernur Khofifah, tetap saja banyak orang yang bertanya dan penasaran. Di daerah mana sebaran penyakit ini mulai terlihat banyak?
Sayangnya, setelah ditanyakan oleh beberapa warga, ternyata Pemkot Malang malah memperluas bentang sebaran covid-19 yang ada di kota ini. Jika sebelumnya sebaran berdasarkan data per kelurahan, kini menjadi per kecamatan. Sontak, publik pun bertanya-tanya. Mengapa pemkot memperluas data sebaran ini? Implikasinya, permintaan untuk membuka data per kelurahan pun mengalir. Terutama, bagi mereka yang tinggal di kawasan zona merah yang datanya sudah terekspose beberapa hari sebelumnya.
Meski demikian, ada kekhawatiran jika data per kelurahan dibuka, maka akan timbul kekhawatiran yang berujung chaos. Terlebih, ada beberapa kelurahan di Kota Malang yang sudah cukup merah dengan adanya pasien positif, PDP, OTG, dan ODP dengan jumlah yang cukup banyak. Ada pula beberapa wilayah yang sudah menerapkan lockdown lokal. Barangkali, pertimbangan ini yang menjadi alasan pihak Pemkot Malang tidak membuka data per kelurahan tersebut.
Data persebaran covid-19 di Kota Malang yang sebelumnya per kelurahan (kiri) menjadi per kecamatan (kanan) . - IG @pemkotmalang
Data persebaran covid-19 di Kota Malang yang sebelumnya per kelurahan (kiri) menjadi per kecamatan (kanan) . - IG @pemkotmalang
Selain itu, stigma yang timbul di masyarakat dengan adanya wabah ini juga masih menjadi pertimbangan. Apalagi, ada beberapa pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia meski beberapa diantaranya sudah dinyatakan negatif covid-19. Stigma buruk pun timbul lantaran proses pemakaman yang dilakukan terhadap pasien tersebut sama dengan pasien yang telah dinyatakan positif covid-19.    
Pertimbangan tersebut memang masuk akal dan bisa diterima. Namun, cakupan wilayah kecamatan yang terlalu luas bisa menjadi kesulitan sendiri bagi warga yang benar-benar butuh sebaran datan ini. Jika data tersebut berada di wilayah kabupaten dengan kepadatan penduduk yang tidak terlalu banyak, tentu tak menjadi masalah. Malah, sebaran tiap desa yang dimiliki oleh kabupaten terasa sangat banyak. Aktivitas penduduk di sana lebih banyak berkutat di satu kecamatan. Pusat-pusat keramaian juga lebih banyak berada di kota kecamatan. Pasar kecamatan atau pasar desa misalnya.
Lain halnya jika di wilayah kota yang lebih sempit dengan penduduk banyak. Pusat keramaian pun juga lebih dari satu dan tersebar merata. Aktivitas penduduk juga terjadi lintas kecamatan. Bahkan, jika berada di kota rasanya batas kecamatan menjadi sangat kabur tak seperti di kabupaten. Makanya, untuk wilayah kota, sebaran data mengenai covid-19 alangkah lebih baiknya dijabarkan per kelurahan.
Ini tak lepas dari persepsi masyarakat yang banyak mengentengkan wabah ini. Berita kesembuhan yang digembar-gemborkan malah menjadi penghilang kewaspadaan warga. Buktinya, saat dinyatakan 3 warga Kota Malang yang positif covid-19 sembuh dan beberapa diantaranya malah tidak tahu kalau sedang mendapat penyakit ini, jalanan kembali ramai. Anak-anak mudak kembali nongkrong di kafe atau pinggir jalan.
Namun, beberapa hari kemudian, pasien positif covid-19 di kota ini melonjak dari 3 menjadi 8 yang semuanya diawali dari OTG. jumlah PDP dan ODp pun melonjak drastis. Berita ini diikuti dengan berita pembubaran paksa warga yang masih saja betah nongkrong di pinggir jalan. Sebuah kontradiksi yang cukup membuat pilu di tengah perjuangan paramedis dalam menyembuhkan pasien yang memenuhi rumah sakit.
Bisa saja, dengan tidak adanya sebaran penyakit ini per kelurahan, banyak yang mengganggap remeh. Kan belum masuk kelurahan saya. Kan ini masih dalam satu kecamatan dengan area yang lebih luas sehingga akan aman-aman saja. Padahal, jika dirunut menurut kelurahan, jumlah yang sudah PDP, ODP, ODR, dan OTG sudah sangat banyak. Di kelurahan saya sendiri, sebelum data per kelurahan ini tak lagi dibuka, jumlah mereka yang berisiko terhadap penyakit ini sudah 10 lebih.
Sumber : Kompasiana.com

Rabu, 01 April 2020

Ulang tahun SMK PARIWISATA METLAND


  • Selamat ulang tahun untuk SMK PARIWISATA METLAND semoga dengan bertambahnya usia sekolah ini semakin banyak mencetak siswa siswi unggul bagi bangsa , generasi yang bukan hanya cerdas akalnya namun baik juga hatinya , generasi yang tidak hanya kaya ilmu tetapi yang berguna juga bagi kehidupan sehari-hari nya, dimasa yang akan datang 

Rabu, 09 November 2016

Cara Membuat Blogger

Memiliki Sebuah Blog Adalah Hal Yang menyenangkan karena kita dapat berbagi apa pun yang kalian suka ,dan kalau kita serius dalam merawat blog, kita juga dapat penghasilan yang layang dari blog kita.

1. MEMBUAT AKUN GOOGLE
Seperti yang dijelaskan sebelumnya , bloger merupakan bagian dari google. Untuk memiliki sebuah akum google. Akun Google bisa saja berupa akun GMAIL (layanan email milik google), Google+,YouTube dan sejumblah produk saudara lainnya. apabila sebelumnya Anda kebetulan memiliki akun google, silahkan melewati bagian ini dan langsung mengikuti step tutorial berikut : 
1.Kunjungi : https:..accounts.google.com/SignUp.
2.Sebuah Formulir  akan tersedia untuk anda.Isilah formulir tersebut sesuai petunjuk gambar dibawah
 A. isikan nama depan anda    
b. isikan nama belakang anda                                                               
c.ketikan namapengguna yg diinginkan.bagian ini nantinya juga              akan menjadi alamat email anda bila di lain waktu anda                        mengakses http://mail.google.com.                                                      terkadang mungkin anda tidak akan mendapatkan nama pengguna      yang anda inginkan,dikarenakan ketidaktersediaan. cobalah                  memilih nama yg lain